Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pelayanan publik berbasis digital di Desa Mengen Kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif , sumber data diperoleh dari Pemerintah Desa Mengen dan masyarakat. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari pembahasan dalam penerapan pelayan publik berbasis digital dan faktor kendala yang dihadapi meliputi beberapa aspek pemikiran yakni tangible, reability, responsiveness, assurance, dan empathy. Pemerintah Desa Mengen dalam menjalankan aplikasi berbasis digital ?Smart Mengen? diciptakan dengan kerja sama bersama dengan Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo. Langkah verifikasi pembuatan akun pada aplikasi ?Smart Mengen? menempatkan Kasi Pelayanan sebagai operator pada sistem. Dilihat dari beberapa aspek pemikiran di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan pelayanan publik berbasis digital di Desa Mengen dilakukan dengan sangat baik dan melibatkan masyarakat.