Institusion
Universitas Muhammadiyah Jember
Author
Auliansyah, Robby Nurdika
Subject
624 Civil Engineering
Datestamp
2021-10-25 08:46:25
Abstract :
Penelitian kondisi permukaan jalan merupakan salah satu tahapan untuk menentukan
jenis program evaluasi yang diperlukan . Metode yang digunakan dalam metode ini adalah
Pekerjaan Perkerasan Jalan antara rigid dan flexible menggunakan metode Bina
Marga2013, dengan cara menilai kondisi perkerasan dari 0 sampai 100 . Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui nilai kondisi kerusakan ruas jalan raya KH. Ahmad Bahri Bakir.
Metode Perkerasan rigid dan flexible Bina Marga 2013 ini dilakukan dengan cara
penelitian lapangan primer. Data yang didapat dari penelitian adalah dimensi jalan , volume
lalu lintas kendaraan , dan rencana anggaran biaya yang ditentukan. Pada tahap ini survei
jalan dilakukan sepanjang 3000 meter
Dari hasil penelitian kondisi ruas jalan raya KH. Ahmad Bahri Bakir- Tempurejo
dengan metode Bina Marga 2013 terdapat hasil sebagai berikut : CBR 7,4 % , Perkerasan
Flexible : HRS WC = 30mm = 3cm, HRS Base = 35mm = 3,5cm, LPA kelas A 250mm
=25cm , LPA kelas A/B = 125mm = 12,5 cm, dengan jumlah total tebal 44,00 cm Sedangkan
dilapangan (eksesting) = 30 ? 33 cm, ada selisih tebal perkerasan = 11 ? 14 cm. Dan
Perkerasan Rigid : Beton K350 = 205 mm = 20,5 cm, Lean Mix Concrete K175= 100 mm =
10 cm, LPA Kelas A2
= 100 mm = 10 cm, dengan jumlah total tebal = 40,05 cm. Sedangkan
dilapangan (eksesting) = 30 ? 33 cm, ada selisih tebal perkerasan = 10 ? 13 cm. Untuk jumlah
total harga rencana anggaran biaya terdapat total jumlah untuk Perkerasan Flexible senilai Rp
170.477.058,750 dan untuk perkerasan rigid senilai Rp 455.070.188,063, dengan selisih nilai
Rp 284.593.129,313. Sedangkan Perbandingan Selisih Anggaran Biaya Pembangunan jalan
dan pemeliharaan berkala jalan dalam waktu 20 tahun adalah Rp Rp 13.328.361.038 untuk
Total Anggaran biaya perkerasan flexible (lentur), Sedangkan hasil perhitungan Total
Anggaran biaya perkerasan Rigid ( kaku ) didapat Rp 13.902.645.987. selisihnya adalah Rp
495.087.806 yang mana Anggaran Biaya perkerasan Flexible(lentur) lebih murah
dibandingkan perkerasan Rigid(Kaku)