DETAIL DOCUMENT
TEKNIK BUDIDAYA DAN KARAKTERISTIK TANAMAN KOPI RAKYAT DI KAWASAN LERENG GUNUNG ARGOPURO KABUPATEN JEMBER SEBAGAI BAHAN AJAR ENSIKLOPEDIA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Jember
Author
Husnia, Ayu Fadilatul
Subject
630 Farm, Farming 
Datestamp
2021-10-30 02:10:55 
Abstract :
ABSTRAK Husnia, Ayu Fadilatul. 2021. Teknik Budidaya dan Karakteristik Tanaman Kopi Rakyat di Kawasan Lereng Gunung Argopuro Kabupaten Jember sebagai Bahan Ajar Ensiklopedia. Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jember. Pembimbing:(1) Indah Rakhmawati Afrida, S.Si., M.Pd., (2) Dr. Agus Prasetyo Utomo, S.Si., M.Pd. Kata Kunci: Teknik budidaya, karakteristik, kopi rakyat, gunung argopuro, ensiklopedia Kabupaten Jember pada tahun 2017 mempunyai perkebunan kopi rakyat dengan luas 2.815 Ha dan total produksi 625 ton. Salah satu wilayah yang banyak ditemukan perkebunan kopi rakyat Robusta adalah kawasan lereng gunung Argopuro. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui teknik budidaya dan karakteristik tanaman kopi robusta yang ditanam dilereng gunung Argopuro dan untuk mengetahui hasil penelitian dapat digunakan sebagai sumber belajar. Penelitian ini dilakukan di tujuh desa di kawasan lereng gunung Argopuro yaitu Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru, Desa Darungan Kecamatan Tanggul, Desa Badean Kecamatan Bangsalsari, Desa Kemiri Kecamatan Panti, Desa Durjo Kecamatan Sukorambi, Desa Kamal Kecamatan Arjasa, dan Desa Sucopangepok Kecamatan Jelbuk. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode snowball sampling dan purposive sampling digunakan untuk menentukan informan kunci dan informan rekomendasi. Analisa data dilakukan secara kualitatif dan teknik keasahihan data menggunakan triangulasi data. Pengembangan sumber belajara ensiklopedia menggunakan modifikasi pengembangan ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman kopi klon Robusta yang ditanam di kawasan lereng Gunung Argopuro Kabupaten Jember adalah klon Tugusari, klon BP 42, klon BP 38, klon BP 36, dan klon BP 48. Teknik budidaya yang dilakukan oleh petani kopi dari ketujuh desa sesuai dengan SOP budidaya tanaman kopi, mulai dari persiapan lahan hingga proses pemanenan. Perbedaan teknik budidaya terletak pada pemilihan jenis tanaman penaung dan pada proses pembibitan (pengambilam bibit liar, pembelian bibit siap tanam, dan pembuatan stek). Hasil panen kopi dengan rata-rata tertinggi adalah kopi rakyat Desa Darungan dan Desa Sucopengpok yaitu 2 ton/ha per tahun. Karakteristik morfologi kelima klon tersebut memiliki persamaan pada bagian akar, batang, cabang, dan bunga, sedangkan perbedaannya pada bentuk daun, buah, dan biji. Ensiklopedia ?Karaterisasi Lima Jenis Tanaman Kopi Robusta di Kawasan Lereng Gunung Argopuro Kabupaten Jember? yang dikembangkan mendapatkan kriteria layak berdasarkan validasi ahli materi sebesar 73,33%, ahli bahasa sebesar 80%, dan ahli media sebesar 75%. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Jember