Abstract :
Penerapan sistem penjagaan gardu induk Less Attended Substation Operation (LASO) dimana petugas gardu induk hanya bertugas hingga jam sembilan malam harus didukung dengan kesiapan seluruh faktor keandalan gardu induk terutama ketika petugas tidak berada di gardu induk. Salah satu faktor tersebut adalah kesiapan sistem proteksi yang meliputi sistem suplai arus searah dan arus bolak-balik, relai proteksi, trafo arus, trafo tegangan, pengawatan, dan pemutus tenaga. Ketidaksiapan atau ketidaknormalan salah satu bagian dari sistem proteksi terutama sumber tegangan searah untuk relai proteksi, harus dapat diketahui sejak dini untuk meminimalisir potensi meluasnya gangguan dan kerusakan peralatan akibat kegagalan relai proteksi dalam memutus arus gangguan. Dalam tugas akhir ini, penulis membuat sebuah karya berupa perancangan system monitoring power suplai 110 V DC panel proteksi gardu induk berbasis mikrokontroler AVR ATMega 16 yang berfungsi untuk memonitor sumber tegangan searah pada panel proteksi yang diintegrasikan dengan sms gateway dan fasilitas komunikasi serial untuk pemantauan melalui aplikasi pada komputer. Dengan demikan kesiapan sumber tegangan searah untuk relai proteksi dapat termonitor saat petugas sedang atau tidak berada di gardu induk