Abstract :
Buah naga merupakan salah satu jenis komoditas hortikultura yang cukup
menjadi primadona. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan : (1) untuk mengetahui
tingkat keuntungan usahatani buah naga di Kecamatan Bangorejo Kabupaten
Banyuwangi, (2) untuk mengetahui kelayakan finansial usahatani buah naga di
Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi,(3) untuk mengetahui tingkat
sensitivitas usahatani buah naga di Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi
terhadap perubahan biaya, harga input dan output. Penelitian ini menggunakan
metode pendekatan penelitian kuantitatif dan evaluative. Data yang digunakan
adalah data primer dan sekunder yang dianalisis dengan menggunakan metode
analisis finansial, analisis keuntungan dan analisis sensitivitas. Jumlah sampel
sebanyak 35 petani. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa: (1) tingkat
keuntungan usahatani buah naga menguntungkan, dengan laba yang diperoleh
yaitu sebesar Rp.446.970.438,(2) usahatani buah naga di Kecamatan Bangorejo,
Kabupaten Banyuwangi secara finansial layak untuk di usahakan jika di tinjau
dari dari aspek finansial. Usahatani buah naga pada DF yang berlaku 10%
menunjukkan nilai NPV yang positif (=Rp 273.537.874); Gross B/C > 1
(=2,17);Net B/C > 1 (=4,0); IRR > i (=66,99%) dengan PP 1 tahun 9 bulan, (3)
investasi usahatani buah naga kurang sensitive terhadap perubahan poduksi
maupun perubahan biaya operasional. Apabila penurunan produksi kurang dari
26,09% dan kenaikan biaya operasional kurang dari 80,31% maka usahatani buah
naga masih mampu memberikan keuntungan.
.
Kata kunci: analisis finansial, buah naga,kelayakan, sensitivitas,