Institusion
Universitas Muhammadiyah Jember
Author
Purnama, Doean Althaf Dimitri
Subject
624 Civil Engineering
Datestamp
2022-01-19 07:00:06
Abstract :
Pada tanah lempung lunak memiliki daya dukung batas yang sangat rendah oleh karena
itu dibutuhkan perkuatan pada tanah dasar untuk dapat dibangunnya bangunan diatasnya
seperti bangunan embung ini yang difungsikan sebagai tempat wisata. Dan perencanaan
bangunan embung sendiri membutuhkan data-data yang diperlukan dan juga telah dicek
keamanannya untuk stabilitasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
seberapa besar pengaruh penambahan cerucuk bambu pada tanah lempung lunak yang
ada di kawasan gumukmas dan merencanakan bangunan embung serbaguna diatasnya.
Metode yang digunakan adalah uji model di laboratorium dengan perkuatan variasi
panjang dan jarak cerucuk bambu yang digunakan pada tanah lempung lunak dan juga
merencanakan bangunan embung serbaguna dengan perhitungan analisa hidrologi dan
cek kestabilan dinding embung. Untuk variasi cerucuk bambu yang dipakai dalam
pengujian dilaboratorium mekanika tanah Universitas Muhammadiyah Jember yaitu,
variasi diameter cerucuk bambu yang digunakan hanya satu variasi yakni 1cm. Variasi
panjang cerucuk bambu ada tiga, yakni 10cm, 12cm, dan 14cm. Sedangkan variasi jarak
antar cerucuk bambu ada tiga, yakni 5cm, 7cm, dan 9cm. Dari hasil pengujian didapatkan
nilai daya dukung tanah batas (qult) tertinggi sebesar 1,1kg/cm2 yaitu pada variasi panjang
cerucuk bambu 14cm dan jarak antar cerucuk bambu 5cm.
Kata kunci: Bambu, Embung, Lempung, Tanah.