Abstract :
Produksi jagung manis di Indonesia sangat fluktuatif, sehingga perlu ditingkatkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jarak tanam dan dosis kompos azolla yang optimal agar produksi jagung manis meningkat. Penelitian ini menggunakan RAK faktorial, 2 faktor, 3 ulangan. Faktor pertama perlakuan jarat tanam (J), meliputi J1: 75x20 J2: 75x25 dan J3: 75x30. Faktor kedua perlakuan dosis kompos azolla (A) meliputi A0: 0 A1: 150 A2: 300 dan A3: 450 g/plot. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel pengamatan tinggi tanaman 43 hst, jumlah daun 22 dan 43 hst, panjang tongkol dan jumlah biji pertongkol berbeda nyata. Variabel pengamatan tinggi tanaman 22 hst, jumlah daun 22 hst, diameter batang 22 dan 43 hst, berat tongkol perplot dan berat tongkol persampel tidak berbeda nyata. Terdapat interaksi perlakuan yang berbeda nyata pada variabel tinggi tanaman 36 dan 43 hst, jumlah daun 43 hst, diameter batang 29, 36 dan 43 hst dan panjang tongkol. Hasil uji lanjut DMRT menunjukkan bahwa produksi tanaman jagung manis tertinggi diperoleh dari kombinasi A2J2. Kombinasi ini dapat digunakan sebagai alternatif perlakuan untuk meningkatkan produksi jagung manis.
Kata kunci: Produksi, Jarak Tanam, Kompos Azolla, Jagung Manis.