DETAIL DOCUMENT
Respons Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Brokoli (Brassica Oleraceae Var. Botrytis L.) Terhadap Komposisi Pupuk Kotoran Kambing Dan Pupuk Organik Cair (POC) Azolla
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Jember
Author
Marlingga, Gelar Porag
Subject
580 Plants, Botany 
Datestamp
2022-02-07 03:33:02 
Abstract :
Brokoli (B. oleraceae var. botrytis. L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang memiliki prospek tinggi di Indonesia. Akibat tingginya permintaan pasar, maka salah satu upaya yaitu dengan pemberian komposisi pupuk kotoran kambing dan konsentrasi POC azolla yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi brokoli didataran rendah. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui respons komposisi pupuk kotoran kambing, konsentrasi POC azolla, dan interaksinya terhadap tanaman brokoli. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Muhammadiyah Jember Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Penelitian dimulai pada bulan Juli sampai September 2021 dengan ketinggian + 101 mdpl. Rancangan yang digunakan RAK faktorial dengan 3 kali ulangan meliputi: faktor pertama komposisi pupuk kotoran kambing media tanah: F0: Tanpa pupuk kotoran kambing (kontrol), F1: Pupuk kotoran kambing + tanah 1:1, F2: Pupuk kotoran kambing + tanah 1:2 , dan F3: Pupuk kotoran kambing + tanah 1:3, sedangkan faktor kedua konsentrasi POC azolla: L0: POC Azolla 0 ml/l (kontrol), L1: POC Azolla 60 ml/l, L2: POC Azolla 120 ml/l, dan L3: POC Azolla 180 ml/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan pupuk kotoran kambing berbeda sangat nyata. Perlakuan POC Azolla menunjukkan berbeda sangat nyata pada parameter tinggi tanaman 14 hst, panjang daun 28 hst, diameter batang 42 hst, berat brokoli pertanaman, diameter brokoli pertanaman, panjang akar, dan volume akar, berbeda nyata terhadap parameter jumlah daun 14 hst, brangkasan basah, dan brangkasan kering, sedangkan pada parameter tinggi tanaman 28, 42 hst, jumlah daun 28, 42 hst, panjang daun 14, 42 hst, diameter batang 14 dan 28 hst, berat volume tanah 1 dan 2, porositas tanah 1 dan 2 menunjukkan berbeda tidak nyata. Pada interaksi antara perlakuan pupuk kotoran kambing dan POC azolla menunjukkantidak berbeda nyata kecuali parameter tinggi tanaman 14 hst yang berbeda sangat nyata, sedangkan parameter berat brokoli pertanaman, diameter brokoli pertanaman, dan brangkasan basah menunjukkan berbeda nyata. Secara keseluruhan perlakuan komposisi pupuk kotoran kambing dan konsentrasi POC azolla 180 ml/l merupakan perlakuan terbaik. Kata Kunci : Brokoli, Komposisi Pupuk kotoran Kambing, Konsentrasi POC 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Jember