Institusion
Universitas Muhammadiyah Jember
Author
Eko Priyuda, Feri Oktavian
Subject
620 Engineering
Datestamp
2022-02-12 03:51:38
Abstract :
Di Indonesia sepeda motor merupakan alat transportasi yang sering di gunakan oleh masyarakat, sehingga banyak produsen yang mengembangkan sepeda motor untuk mendapatkan kenyamanan dalam berkedara dan telah memproduksi kendaraan dengan sistem transmisi CVT (continously variable transmission) dimana transmisi ini dapat memberikan perubahan torsi dan kecepatan dari mesin yang di teruskan menuju roda belakang secara otomatis dengan perbandingan rasio yang sangat tepat dan tanpa harus memindahkan gigi seperti transmisi manual. Pada komponen transmisi CVT Pegas pulley sekunder merupakan komponen yang berfungsi untuk menahan pergerrakan secondary sliding shaft sehingga dapat mempengaruhi durasi besar kecilnya diameter pulley. Penelitian ini bertujuan untuk, 1) membandingkan performa yang di hasilkan oleh pegas sekunder standar dengan penambahan bearing, 2) membandingkan performa yang di hasilkan oleh pegas sekunder racing dengan penambahan bearing. Hasil membuktikan bahwa 1) pegas standar dengan penambahan bearing mengalami kenaikan daya yaitu 11,20 Hp pada 10458 Rpm, atau terjadi peningkatan sebesar 3,57%, 2) untuk pegas racing dengan penambahan bearing menghasilkan daya lebih kecil daripada pegas standar yaitu 11,13 Hp pada 9712 Rpm, atau mengalami peningkatan sebesar 2,96%, akan tetapi menghasilkan torsi yang cukup besar yaitu 9,76 Nm pada 7180 Rpm, yang terjadi peningkatan sebesar 1,33%, artinya penggunaan pegas racing dengan penambahan bearing lebih baik di bandingkan penggunaan pegas standar dengan penambahan bearing.