Abstract :
Dijaman milenial sekarang ini banyak teknologi otomotif (kendaraan) yang
mengarah ke system injeksi, hybrid dan listrik. Akan tetapi teknologi ini masih
banyak menyulitkan mekanik di bengkel bengkel umum (bengkel yang berada di
pedesaan ataupun bengkel pingiran kota kecil) karena kurangnya peralatan dan
sumber daya manusia yang kurang mendukung.Masih banyak teknologi lama
yang di pertahankan atau digunakan oleh kendaraan yaitu teknologi yang masih
menggunakan pengapian platina, dikarenakan teknologi ini memiliki tingkat
maintenance yang sangat mudah bagi para pengguna kendaraan lama seperti mobil bermesin 5K.Pemanasan global saat ini sangat dipengaruhi oleh jumlah kendaraan yang meningkat dengan pesat. Hasil pembakaran pada kendaraan
menghasilkan gas buang diantaranya gas karbon monoksida (CO) dan Hidro karbon (HC).Jenis penelitian skripsi ini adalah penelitian (research). objek penelitian
adalah motor bakar 4 langkah bermesin 5K. penelitian dilaksanakan di Bengkel
Teknik Kendaraan Ringan SMK Teknologi Balung. Instrument penelitian adalah
gas analyzer, tachometer, penyetelan platina 0.30 mm, 0.40 mm, 0.50 mm dan
0.60 mm, dengan variasi putaran mesin 1000 rpm, 2000 rpm 3000 rpm dan 4000
rpm.Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi gas buang CO yang paling
rendah dengan penyetelan celah platina 0.40mm di putaran mesin 1000 rpm adalah 0.04% dan konsentrsai CO terbesar dengan penyetelan celah platina 0.60 mm
sebesar 0.19% di putaran mesin 4000 rpm. Sedangkan konsentrsi HC terendah
pada penyetelan celah platina 0.40 mm dengan hasil 1521 ppm di putaran mesin
1000 rpm dan mendapatkan konsentrasi HC tertinggi pada penyetelan celah platina 0.30 mm sebesar 2184 ppm diputaran mesin 4000rpm.
Kata kunci: Emisi gas buang, mesin 5K, celah platina.