Abstract :
Nyeri abdomen merupakan pengalaman sensorik dan emosional yang tidak
menyenangkan dan salah satu angka kejadian nyeri yang cukup tinggi. Berbagai
faktor yang dapat mempengaruhi penurunan intensitas nyeri, salah satu faktor
yang diharapkan berhubungan dengan penurunan intensitas nyeri adalah dengan
memberikan pelayanan yang berkualitas sebagai ciri khas dari pelayanan
keperawatan, yaitu perilaku caring. Perilaku caring perawat diberikan kepada
pasien hanya untuk membantu dan mendorong agar terlaksananya manajemen
nyeri dengan baik. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi hubungan
perilaku caring perawat dengan adaptasi nyeri pada pasien nyeri abdomen di
Klinik Rawat Inap Dr. M. Suherman. Desain penelitian ini adalah korelasional
dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien nyeri
abdomen di Klinik Rawat Inap Dr. M. Suherman yang berjumlah 35 orang.
Sample penelitian yang berjumlah 32 responden yang diambil menggunakan
teknik kuota sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner.
Analisis data menggunakan Uji Stastistik Fisher?s Exact Test. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sebagian besar (68,8%) responden menyatakan perawat
sudah berperilaku caring dan (75%) responden adaptif terhadap nyeri abdomen.
Berdasarkan uji statistik menggunakan uji Fisher?s Exact Test nilai ? = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan nilai p value = 0,072 yang berarti tidak ada
perbedaan kemampuan adaptasi antara yang diberikan layanan dengan caring
maupun tidak caring (p value = 0,072, ? = 0,05). Caring disini diartikan sebagai
perilaku perawat yang mendukung proses tindakan manajemen keperawatan
untuk membantu adaptasi terhadap nyeri abdomen yang dirasakan oleh pasien.