Abstract :
Pendahuluan: Aktivitas fisik merupakan gerakan yang membutuhkan energi,
lansia yang rajin dalam melakukan aktivitas mampu membantu meningkatkan
kualitas hidupnya. Kualitas hidup adalah kondisi dimana seseorang merasa sehat
dan lebih baik. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan
aktivitas fisik dengan kualitas hidup lansia penderita penyakit jantung koroner di
rumah sakit Dr. Abdoer Rahem Situbondo. Metode: Desain penelitian
menggunakan korelasional dengan menggunakan pendekataan cross sectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah lansia usia >60 tahun. Responden dalam
penelitian ini sejumlah 38 responden, yang diambil dengan non probability
Sampling dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan
koesioner GPAQ dan kuisioner WHOQOL-BREF. Hasil: Hasil penelitian
menunjukkkan bahwa aktivitas fisik yang paling banyak dilakukan adalah aktivitas
fisik sedang sebanyak 20 orang (52.6%), kualitas hidup yang didapatkan yaitu
kualitas hidup baik sebanyak 26 orang (68.4%) data dianalisa dengan
menggunakan uji Spearmen? s Rho didapatkan p value 0,003 ? 0,05; r? 0,468,
kesimpulan pada penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas
fisik dengan kualitas hidup pada lansia di rumah sakit Dr. Abdoer Rahem
Situbondo. Saran: dari penelitian ini diharapkan untuk lebih meningkatkan lagi
pemahaman kepada masyarakat terkait penyakit jantung koroner.