Abstract :
Makna kerja adalah pemaknaan individu terhadap aktivitas kerjanya.
Makna kerja yang dimunculkan dapat digambarkan melalui mekanisme makna
kerja. Mekanisme makna kerja dipelajari sebagai dasar atau proses bagaimana
makna kerja dimunculkan oleh individu. Mekanisme makna kerja terdiri dari
tujuh kategori, yaitu keaslian, efikasi diri, harga diri, tujuan, kepemilikan,
transendensi, budaya dan interpersonal sensemaking. Peneliti tertarik untuk
mengetahui gambaran mekanisme makna kerja pada ibu yang bekerja di Rumah
Sakit Gigi dan Mulut Universitas Jember.
Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Teknik
pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sampling jenuh.
Jumlah sampel yang diambil pada penelitian ini sebanyak 39 karyawan
perempuan. Responden penelitian dalah karyawan perempuan yang sudah
menikah dan memiliki anak. Pengumpulan data menggunakan skala mekanisme
makna kerja sebanyak 23 item yang disusun berdasarkan teori Meaning of work
(B.D Rosso et al, 2010).
Metode analisis data menggunakan bantuan aplikasi SPSS for windows
vers 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada mekanisme keaslian
kategori tinggi sebanyak 20 responden (51%). Mekanisme efikasi diri dalam
kategori tinggi sebanyak 15 responden (39%). Mekanisme harga diri diperoleh
kategori tinggi terdapat 28 responden (72%). Mekanisme tujuan kategori rendah
terdapat 21 responden (54%). Mekanisme kepemilikan sebanyak 27 responden
dalam kategori tinggi (69%). Kemudian mekanisme transendensi terdapat 26
responden (67%) dalam kategori tinggi. Mekanisme budaya dan interpersonal
sensemaking sebanyak 24 responden (62%) dalam kategori tinggi.