Abstract :
Adversity Quotient merupakan suatu pengukuran untuk mengetahui sejauh
mana seseorang mampu merespon suatu tantangan atau kesulitan dalam
kehidupannya agar dapat mencapai sebuah keberhasilan. Perawat merupakan
salah satu profesi yang sangat membutuhkan adversity quotient untuk
memaksimalkan kinerjanya, karena perawat merupakan penyedia layanan terbesar
di rumah sakit. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui
gambaran adversity quotient pada perawat yang bekerja di RSU X Kabupaten
Jember.
Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Teknik
pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu accidental
sampling. Jumlah sampel yang diambil pada penelitian ini sebanyak 84 perawat
yang bekerja di RSU X. Pengumpulan data menggunakan skala Adversity
Response Profile Quick TakeTM (ARP) dengan 20 item.
Hasil penelitian didapatkan bahwa secara keseluruhan 51% perawat
memiliki kecenderungan adversity quotient tinggi pada kategori campers. Pada
aspek yang membangun adversity quotient, perawat memiliki kecenderungan
yang tinggi pada aspek endurance (58%). Perawat juga memiliki kecenderungan
yang sedang pada aspek control (60%), dan kecenderungan yang rendah pada
aspek reach (6%).