Abstract :
Perkembangan industri kopi di Indonesia mengalami peningkatan yang pesat. Sehingga
mengakibatkan banyaknya usaha kedai kopi bermunculan di berbagai tempat di Indonesia, dengan
kondisi tersebut maka peluang persaingan usaha kedai kopi juga semakin besar. Hal ini bersamaan
dengan meningkatnya perkembangan internet saat ini, salah satunya media sosial instagram, sehingga
pada kondisi ini dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk melakukan kegiatan pemasaran dalam
melakukan promosi melalui media sosial instagram. Tujuan ddilakukan penelitian ini adalah untuk
mengetahui tingkat efektivitas pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan kinerja pemasaran,
penelitian ini diukur menggunakan metode EPIC Model (Empathy, Persuasion, Impact dan
Communication). Objek penelitian ini adalah Coffee Shop DKI, Jember. Metode analisis yang digunakan
yaitu metode kuantitatif, melalui pendekatan survei dengan menyebar kuesioner kepada 95 followers
akun Instagram Coffee Shop DKI. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini
adalah menggunakan metode non probability sampling dengan menggunnakan teknik purposive
sampling. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mengenai efektivita spemanfaatan media sosial
dalam meningkatkan kinerja pemasaran pada Coffee Shop DKI dengan menggunakan metode EPIC
Model, hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata pada dimensi empathy sebesar 4,06 , dimensi
perusuasion sebesar 4,02 , dimensi impact sebesar 3,81 dan dimensi communication sebesar 4,17 dan
dengan memperoleh hasil epic rate sebesar 4,015. Hal ini menunjukkan bahwa iklan promosi yang
dilakukan termasuk dalam rentang skala efektif dan menunjukkan bahwa Coffee Shop DKI juga dapat