Abstract :
Upaya pengurangan risiko bencana tsunami melalui disaster education terhadap
masyarakat khususnya di kawasan pesisir pantai rutin dilaksanakan, namun masih banyak
masyarakat yang kurang tepat dalam mempersepsikan bencana tsunami. Hal ini
menyebabkan pengetahuan, keterampilan serta kesadaran akan ancaman bahaya tsunami
pada masyarakat pesisir masih menjadi masalah yang harus diselesaikan. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui hubungan disaster education dengan kesiapsiagaan
masyarakat pesisir menghadapi bencana tsunami. Desain penelitian ini adalah studi
korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak
141 masyarakat pesisir di Desa Puger Kulon Kabupaten Jember dengan sampel penelitian
yang diperoleh sebanyak 104 orang dengan teknik simple random sampling. Analisis data
menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan disaster education
masyarakat pesisir dalam kategori baik sebesar 64,4% dan kesiapsiagaan masyarakat
pesisir dalam menghadapi bencana tsunami dalam kategori siap dengan presentase 31,7%.
Ada hubungan yang signifikan disaster education dengan kesiapsiagaan masyarakat pesisir
dalam menghadapi bencana tsunami dengan p value 0,0001. Petugas kesehatan diharapkan
dapat terlibat secara maksimal sebagai edukator, fasilitator dan care provider dalam upaya
mitigasi bencana guna mengurangi risiko terjadinya bencana tsunami yang menjadi potensi
bencana tinggi. Rekomendasi pada penelitian ini adalah agar peneliti selanjutnya
menambahkan variabel perilaku sebagai variabel dalam penelitian.
Kata Kunci: Edukasi kebencanaan, kesiapsiagaan masyarakat, keperawatan
komunitas