Abstract :
Pendahuluan: Sepsis neonatorum adalah sindroma klinis yang terjadi pada 28 hari awal kehidupan dengan manifestasi infeksi sistemik atau isolasi bakteri patogen dalam aliran darah dan merupakan salah satu penyebab yang berkontribusi pada tingginya angka mortalitas dan tingkat kesakitan pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada pasien sepsis neonatorum dengan masalah prioritas pola nafas tidak efektif di RSD dr. Soebandi Jember. Metode : Desain penelitian yang digunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek penelitian yang digunakan adalah satu pasien. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2022 dengan observasi, pemeriksaan fisik serta studi dokumentasi. Selanjutnya diinterpretasikan oleh peneliti. Hasil: Penelitian pada tahap pengkajian didapatkan empat diagnosis yang muncul yaitu pola nafas tidak efektif, termoregulasi tidak efektif, defisit nutrisi, risiko infeksi sesuai dengan tinjauan teori, intervensi dilakukan pengaturan posisi, pemantauan respirasi dan terapi oksigen dilakukan selama tiga hari, hasil evaluasi dilaksanakan sesuai dengan teori tidak ada kesenjangan. Kesimpulan: Tindakan keperawatan selama tiga hari masalah keperawatan pola nafas tidak efektif teratasi sebagian. Diskusi: Upaya penatalaksanaan yang dapat dilakukan pada bayi sepsis neonatorum dengan masalah pola nafas tidak efektif adalah pengaturan posisi, pemantauan respirasi, terapi oksigenasi dan terapi kolaborasi.