Abstract :
Latar Belakang: Karateristik rumah yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian penyakit TB paru yaitu kepadatan hunian, ventilasi, jenis lantai, pencahayaan, suhu, dan kelembaban rumah. Hunian padat memiliki risiko lebih tinggi terhadap terjadinya tuberkulosis, karena rumah yang padat memungkinkan transmisi penyakit dari penderita ke anggota keluarga yang lain. Tujuan: Mahasiswa melakukan edukasi tentang modifisai lingkungan pada anggota keluarga dengan TB Paru di Desa Jubung Kabupaten Jember. Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif berupa studi kasus. Hasil: Hasil implementasi yang telah dilakukan pada keluarga Ny.M adalah dengan memberi edukasi tentang modifikasi lingkungan diperlukan untuk mengurangi resiko terjadinya penularan penyakakit TB Paru pada anggota keluarga yang lain. Simpulan: Kesimpulan yang dapat diambil yaitu terjadi peningkatan pengetahuan pada keluarga Ny.M tentang penyakit, faktor penyebab terjadinya penularan, dan cara pencegahan.
Kata Kunci: Keluarga, TB Paru, Modifikasi Lingkungan