Abstract :
Beton ringan merupakan beton yang dihasilkan oleh agregat ringan, salah satu cara untuk
membuatnya adalah dengan cara mengganti agregat kasar normal dengan agregat ringan baik
secara alami atau vulkanik seperti Batu Apung dan Batuan Skoria maupun secara buatan. Karena
agregat ringan buatan proses pembuatannya sangat rumit, untuk itu agregat ringan alami, salah
satunya Batuan Skoria dari Kotakan Situbondo merupakan pilihan yang perlu dikaji. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Kuat Tekan dengan Kuat Tarik beton serta
Modulus Elastisitas, dan juga dapat memanfaatkan Batuan Skoria dari Kotakan Situbondo sebagai
agregat kasar pada beton ringan berdasarkan kriteria karakteristik fisik dan mekanik yang telah
disyaratkan. Pada penelitian ini proporsi campuran beton ringan diambil berdasarkan perhitungan
mix design dengan perbandingan 1 semen : 1,82 pasir : 2,6 koral. Benda uji silinder dibuat sesuai
perlakuan dan perulangan yang ditentukan, perawatan sesuai standar beton ringan dan pengujian
dilakukan pada umur 28 hari untuk mendapatkan data yang berhubungan dengan Kuat Tekan,Kuat
Tarik dan Modulus Elastisitas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa agregat ringan batu
skoria dari Kotakan situbondo mempunyai Kuat Tekan dan Modulus Elastisitas yang lebih rendah
dari beton normal sehingga tidak baik digunakan sebagai beton ringan struktural akan tetapi baik
digunakan sebagai beton non struktural.