Abstract :
Pendahuluan Nyeri sendi merupakan gangguan inflamasi yang belum diketahui pasti penyebabnya yang biasanya berhubungan dengan cairan sinovial serta ditandai dengan kemerahan, dan panas pada sendi. Faktor penyebab nyeri terbagi menjadi beberapa aspek yaitu aktivitas fisik, pola makan, obesitas, lingkungan, depresi dan kognitif. Tujuan penelitian mengidentifikasi faktor dominan dari variabel aktivitas fisik, lingkungan, obesitas, pola makan, depresi dan kognitif terhadap nyeri sendi di Panti Sosial Tresna Werdha Jember. Metode penelitian yang digunakan yaitu korelasional dengan rancangan retrosprektif, teknik sampling yaitu purposive sampling dengan 34 sampel dari 140 populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Hasil uji statistik Binary Logistik dengan analisis multivariat adanya pengaruh depresi terhadap nyeri sendi (p-value 0,01) tidak ada pengaruh antara aktivitas fisik (p value 0,52), obesitas (p value 0,07), pola makan ( p value 0,36) dan kognitif (p value 0,18). Pembahasan terdapat pengaruh pada faktor depresi terhadap kejadian nyeri sendi lansia ( p value 0,01) dengan (Exp B 0,03) Kesimpulan faktor dominan pada kejadian nyeri sendi lansia yakni variabel depresi. Saran mengontrol emosi dan berinteraksi dengan lansia untuk mengurangi depresi yang dialami.