Abstract :
Pendahuluan kurangnya pengendalian kepala ruangan di RS Citra Husada,
mempengaruhi produktivitas kerja perawat pelaksana, serta dapat menyebabkan
tingginya tingkat ketidakhadiran, protes, dan ketidakpatuhan terhadap jam kerja
rumah sakit, sehingga berdampak pada pencapaian tujuan suatu organisasi.
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan fungsi controlling manajemen
kepala ruangan dengan produktivitas kerja perawat pelaksana. Metode penelitian
yang digunakan adalah cross sectional study dengan populasi 51 perawat sampel
sebanyak 45 diambil secara proportional random sampling. Hasil penelitian
menunjukkan fungsi controlling kepala ruangan di RS Citra Husada Kabupaten
Jember dalam kategori baik, 97,6% mempunyai produktivitas kerja baik. 4
responden yang menyatakan fungsi controlling kepala ruangan di RS Citra Husada
Kabupaten Jember dalam kategori cukup baik, 50% mempunyai produktivitas kerja
baik dengan analisis bivariate menggunakan Spearman Rank (Rho) menunjukkan
terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi controlling kepala ruangan dengan
produktivitas kerja perawat pelaksana (?-value 0,000, ? 0,05, r = 0,673).
Pembahasan fungsi controlling manajemen kepala ruangan memiliki hubungan
yang positif dengan produktivitas kerja perawat pelaksana sehingga dapat
disimpulkan bahwa semakin baik pengawasan yang dilakukan oleh kepala ruang
maka semakin baik pula produktivitas kerja perawat.