Abstract :
Tanaman sawi pahit (Brassica juncea L.) termasuk dalam familia Cruciferae atau suku Brassicaceae yang memiliki berbagai bentuk dan ukuran Pemenuhan unsur hara tanaman dapat dilakukan dengan memberikan pupuk organik berupa kompos. Kompos Azolla merupakan bahan organik yang berfungsi sebagai pembenah sifat fisika, kimia dan biologi tanah. azolla merupakan sejenis paku air mini ukuran 3-4 cm yang bersimbiosis dengan cyanobacteria pemfiksasi N yakni Annabaena azollae. Nitrogen digunakan untuk memenuhi nutrisi pada tanaman. Selain itu dibutuhkan juga hara esensial lain seperti kalium (K). Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis kompos azolla, kalium, dan interaksi antara pemberian dosis kompos azolla dan kalium terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pahit (Brassica juncea L.). Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari - Maret 2022 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari dua faktor. Dua faktor tersebut yaitu dosis kompos azolla (A) dalam 4 taraf, yaitu : A0 = 0 g/m2, A1
= 162,5 g/m2, A2 = 325 g/m2, A3= 487,5 g/m2 dan dosis Kalium(K) dalam 3 taraf, yaitu K1 = 15 g/m2, K2 = 30 g/m2, K3 = 45 g/m2, yang masing ? masing diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemberian dosis kompos azolla dan kalium berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pahit, dan terdapat interaksi antara perlakuan pemberian dosis kompos azolla dan kalium