Abstract :
Abstrak
Harga diri merujuk pada sikap seseorang terhadap dirinya sendiri dalam rentang positif
sampai negatif. Faktor yang mempengaruhi harga diri adalah jenis kelamin,
intelegensi, kondisi fisik, lingkungan keluarga, lingkungan sosial. Tujuan dalam
penelitian ini adalah ingin mengetahui hubungan antara harga diri dengan prestasi atlet
karate Kabupaten Bondowoso. Metode dalam penelitian ini mengunnakan metode
penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi cross sectional . populasi dalam
penelitian ini sejumlah 112 orang dengan mengambil sebanyak 88 sampel atlet karate
Kabupaten Bondowoso dengan metode penngambilan claster sampling . Isntrumen
menggunakan kuesioner Rosenberg Self Estemm Scale ( RSES) yang terdiri dari 13
pernyataan, dengan 6 pernyataan negatif (unfavourebel) dan 7 pernyataan positif
(favorebel). Kriteria penilaian harga diri dalam penelitian ini dikelmpokkan menjadi
tiga bagian, yaitu tinggi = > 53 , sedang = 38 ? 53, rendah = < 38. Hasil penelitian ini
diketahui yakni tidak ada dari responden yang memiliki harga diri tinggi, 87 orang
(99%) memiliki harga diri sedang, 1 orang (1%) memiliki harga diri rendah.
Kesimpulan penelitian harga diri pada atlet karate Kabupaten Bondowoso diketahui
frekuensi harga diri dengan nilai tertinggi sebanyak 87 responden ( 99%). Data tersebut
menunjukkan tingkat harga diri dengan tingkatan sedang yang paling mendominasi
bagi atlet karate Kabupaten Bondowoso. Sehingga atlet di harapkan mampu melakukan
evalusi pada setiap kegiatan yang sedang dijalankan.