DETAIL DOCUMENT
STUDI IN SILICO: EFEKTIVITAS SENYAWA AKTIF TANAMAN HERBAL Boesenbergia rotunda TERHADAP PENYAKIT DEMAM BERDARAH SEBAGAI BAHAN AJAR MATERI VIRUS KELAS X
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Jember
Author
Hafid, Diana
Subject
570 Biology 
Datestamp
2022-07-28 06:53:32 
Abstract :
Di Indonesia yang menjadi masalah paling penting terkait kesehatan yaitu penyakit demam berdarah yang disebabkan oleh virus dengue. Dewasa ini, penggunaan herbal sebagai pengobatan non medis atau tradisional semakin berkembang. Salah satunya adalah menggunakan herbal temu kunci (Boesenbergia rotunda). Beberapa peneliti menyebutkan bahwa senyawa bioaktif yang dimiliki bisa mencegah pertumbuhan pada bakteri, khamir, maupun jamur. Masalah dalam penelitian ini adalah mekanisme penghambatan senyawa aktif pada temu kunci (Boesenbergia rotunda) terhadap penyakit demam berdarah secara In Silico yang kemudian dikembangkan dalam bentuk bahan ajar berupa majalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme penghambatan senyawa aktif pada temu kunci (Boesenbergia rotunda) terhadap penyakit demam berdarah secara In Silico dan bagaimana memanfaatkannya sebagai sumber belajar biologi pada pokok bahasan Virus untuk Kelas X SMA/MA Penelitian ini dilaksanakan di gedung C lantai 3 Universitas Muhammadiyah Jember dan sekolah MAN 2 Jember. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif kemudian dilanjutkan dengan penelitian pengembangan dengan mengacu pada model penelitian dan pengembangan 4D (four-D). Akan tetapi tidak sampai pada tahap penyebaran dikarenakan dalam penelitian ini hanya ingin menguji kelayakan produk sampai batas validasi saja. Berdasarkan penelitian tentang Studi In Silico yang dikembangkan sebagai bahan ajar materi virus kelas X bahwa pada temu kunci memiliki beberapa senyawa aktif dengan nilai Pa tertinggi yaitu : E-geraniol dengan Pa 0,766 yang menghasilkan energy ikat sebesar -211,53 kal/mol, 5,7-Dihydroxy-8- C-geranylflavanone dengan Pa 0,703 yang menghasilkan energy ikat sebesar - 298,98 kal/mol, dan (-)-7,4'-Dihydroxy-5-methoxyflavanone dengan Pa 0,768 yang menghasilkan energy ikat sebesar -429,29 kal/mol. Kemudian pada hasil pengembangan bahan ajar dengan rata-rata nilai validasi sebesar 85,6% dengan kategori valid dan bahan ajar siap digunakan sebagai pembelajaran pada SMA/MA kelas X pokok bahasan Virus . 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Jember