Institusion
Universitas Muhammadiyah Jember
Author
Septia Fendy, Rifky Alif
Subject
635 Garden Crops, Horticulture, Vegetables
Datestamp
2022-08-08 08:01:15
Abstract :
Jagung (Zea mays L.) merupakan tanaman penting, karena kaya akan serat pangan
yang dibutuhkan tubuh. Menurut BPS (2015), produksi nasional jagung mencapai
19,61 juta ton sementara kebutuhan dalam negeri mencapai 25 juta ton. Oleh karena
itu, dibutuhkan upaya peningkatan produksi jagung yang salah satunya adalah
penggunaan varietas hibrida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
produksi tanaman jagung terhadap pemberian pupuk organik, waktu pemangkasan
pucuk, dan interaksi antara pemberian pupuk organik dan waktu pemangkasan pucuk.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2021 ? Maret 2022 di Lahan
Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari dua
faktor. Dua faktor tersebut yaitu dosis pupuk bokashi (B)) dalam 4 taraf, yaitu : B0 :
Tanpa Pupuk bokashi, B1 : Dosis Pupuk bokashi 2kg/plot, B2 : Dosis Pupuk bokashi
4 kg/plot, B3 : Dosis Pupuk bokashi 6 kg/plot, dan waktu pemangkasan pucuk (P )
dalam 3 taraf, yaitu P0 : Tanpa pemangkasan, P1 : Pemangkasan di usia 65hst, P2 :
Pemangkasan di usia 90 hst yang masing ? masing diulang 3 kali. Hasil penelitian
menunjukkan perlakuan dosis pupuk bokashi dan waktu pemangkasan pucuk
berpengaruh terhadap produksi tanaman jagung, dan terdapat interaksi antara
perlakuan pupuk bokashi dan waktu pemangkasan pucuk