Abstract :
Dalam dunia manufaktur pemilihan alat perkakas sangatlah dibutuhkan dalam mencapai hasil dari suatu proses pekerjaan di dunia industri, termasuk mesin bubut merupakan salah satu mesin perkakas dalam dunia industi manufaktur yang erat kaitannya terhadap kebulatan benda kerja. Namun seiring dengan berkembangnya waktu dan semakin maraknya mesin bubut konvensional dalam usaha manufaktur kini semakin banyak pula institusi yang mempelajari tektnik dan cara proses manufaktur yang benar dan baik. Tujuan penelitian ini dilakukan juga untuk mengetahui tentang kebulatan hasil pembubutan baja st-37, yang dibubut menggunakan mesin bubut konvensional yang di padukan menggunkan pahat insert dan di variasikan dengan kecepatan potong dan kecepatan makan. Dalam penelitian ini metode yang di gunakan menggunakan metode eksperimental dan dengan perhitungan manual untuk mengetahui nilai kebulatan yang paling kecil dari hasil pembubutan baja st-37 tersebut. Didapatkanlah nilai terkecil dari hasil penelitian didapat hasil terkecil dari fariasi kecepatan potong adalah (-0,002 - +0,001) dan fariasi kecepatan makan didapat nilai (-0,002 - +0,002).