Abstract :
Kemampuan menulis pada siswa kelas X Pemasaran 1 SMK Walisongo
Rambipuji masih tergolong rendah. Hal tersebut terjadi karna penggunaan model
pembelajaran yang kurang berinovasi, sehingga membuat siswa cenderung pasif.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka peneliti menerapkan model
Example Non Example. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri empat tahapan yakni
perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau pengamatan, dan
evaluasi/refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi,
tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil Observasi siklus rencana pembelajaran
sudah baik dan pada siklus II kegiatan pembelajaran semakin meningkat, siswa
lebih aktif dengan model Example Non Example.Berdasarkan hasil prates
terdapat 3 siswa yang tuntas dengan presentasi (12%), dan pada siklus I terdapat
15 siswa yang tuntas dengan presentasi (60%) dan pada siklus II kemampuan
menulis paragraf meningkat terdapat 19 siswa yang tuntas memenuhi kriteria
dengan presentase (76.06%). Berdasarkan hasil observasi model Example Non
Example baik untuk diterapkan pada pembelajaran menulisparagraf narasi, dan
pembelajaran lainnya.