Abstract :
Energi listrik adalah suatu energi yang berpengaruh besar bagi
kehidupan manusia. Pembangkit listrik sendiri masih sangat
ketergantungan dengan menggunakan energi fosil, sedangkan
persediaan bahan bakar fosil untuk saat ini semakin menipis, sehingga
dibutuhkan energi alternatif untuk menggantikan penggunaan bahan
bakar fosil untuk mendapatkan energi listrik. Wilayah Indonesia sendiri
memiliki kecepatan angin rata-rata berkisar antara 3-6m/s. Oleh karena
itu dibutuhkannya sistem konversi energi angin yang sesuai dengan
profil kecepatan angin di wilayah Indonesia. Penggunaan energi angin
sendiri bukan penemuan yang baru lagi oleh umat manusia. Sejak tahun
2000 manusia sudah memanfaatkan energi air dan angin sudah dikenal
sejak dulu dalam bentuk turbin angin (windmills). Hasil yang didapat
dari penelitian ini yaitu dengan menggunakan variasi 4 sudu pelat
pengarah angin dengan kemiringan 40? menghasilakan daya listrik
sebesar 0.64 watt. Sedangkan efisiensi terbaik turbin angin savonius di
dapat pada variasi 4 sudu pengarah angin dengan kemiringan sudu pelat
40? dengan nilai efisiensi 2.44% dikarenakan memiliki komparasi yang
baik antara jarak keregangan sudu dengan aliran turbulensi angin.