Abstract :
Sumber daya konstruksi merupakan salah satu potensi yang dimiliki oleh industri konstruksi. Sumber daya konstruksi digunakan dalam kegiatan proyek konstruksi. Ada tiga sumber daya konstruksi yang selalu digunakan dalam keberhasilan proyek konstruksi. Tiga sumber daya tersebut adalah sumber daya manusia (SDM), sumber daya material, dan sumber daya peralatan. Sumber daya tersebut selalu digunakan dalam pekerjaan proyek yang menjadi pemicu keberhasilan suatu kegiatan konstruksi. Berdasarkan hasil pengumpulan data dan metode yang digunakan dalam proporsi sumber daya proyek pembangunan dan proyek rehabilitasi untuk biaya proyek pembangunan dengan nilai RAP sebesar Rp 5.246.100.000, dan nilai APU sebesar Rp. 6.027.700.000. Sedangkan biaya dalam proyek rehabilitasi pembangunan didapatkan nilai RAP sebesar Rp. 4.014.600.000 dan APU sebesar Rp. 4.798.200.000. Hasil penelitian di dapatkan porsi sumber daya konstruksi dalam proyek pembangunan untuk sumber daya manusia adalah 6,73%, sumber daya material 88,28% dan sumber daya peralatan 4,99%. Adapun dalam proyek rehabilitasi besarnya sumber daya konstruksi yang digunakan untuk sumber daya manusia sebesar 19,50%, sumber daya material 62,08% dan sumber daya peralatan 18,43%. Faktor perbedaan persentase tersebut disebabkan oleh volume pekerjaan dan AHSP. Dari hasil analisa pada penelitian ini di dapatkan uji statistika T-Test dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 dan 0,012. Dari nilai signifikansi tersebut maka dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak, artinya ada perbedaan besarnya biaya pada proyek pembangunan dan proyek rehabilitasi.
Kata Kunci : Konstruksi, APU, RAP, AHSP