Abstract :
Kekakuan balok (EI) merupakan salah satu parameter utama ketahanan struktur terhadap deformasi lentur. Perhitungan parameter kekakuan balok dengan metode defleksi harus memperhatikan kapasitas dan daktilitas balok konstruksi. Elemen struktur dengan daktilitas besar dapat menyerap energi lebih banyak daripada elemen struktur dengan daktilitas kecil, begitu juga dengan distribusi kekakuan vertikal yang tidak baik dapat mengakibatkan kerusakan sampai keruntuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekakuan, kapasitas, dan daktilitas pada balok beton bertulang rangkap. Balok yang diuji berukuran 75 mm x 150 mm x 1100 mm dengan variasi mutu beton yaitu K-300, K-350, dan K-400. Metode pengujian menggunakan three-point method yang cara pengujiannya menggunakan 2 tumpuan dan 1 penekan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan peningkatan kekakuan cenderung linear dengan peningkatan mutu beton. Kekakuan yang harus diperhatikan adalah dari mutu beton karena bertambahnya mutu beton yang digunakan memberikan pengaruh terhadap kekakuan yang dihasilkan.