Abstract :
Abstrak
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER PROGAM STUDI S1 KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Skripsi, 28 Januari 2021 Ela Kusuma Wardani
Hubungan Derajat Sesak Nafas Penyakit Paru Obstruksi Kronik Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Paru Jember, 2021.
xviii + 49 hal + 1 bagan + 6 tabel + 1 gambar + 8 lampiran
Abstrak
Pendahuluan: Penyakit paru obstruksi kronik adalah istilah penyakit yang digunakan untuk sekelompok penyakit paru-paru yang berlangsung lama. Ketiga penyakit yang membentuk satu kesatuan yang dikenal dengan PPOK adalah Asma Bronkial, Bronkitis Kronis, dan Emfisema Paru. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini Deskriptif korelasi. Dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 35 pasien PPOK. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil: Derajat sesak napas penyakit paru obstruksi kronik di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Paru Jember sebagian besar mengalami sesak napas sedang sebanyak 19 (54%), tingkat kecemasan penyakit penyakit paru obstruksi kronik di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Paru Jember sebagian besar mengalami tingkat kecemasan sedang sebanyak 23 (66%). Hasil uji statistik Spearman Rho di dapatkan P Value 0,001, dengan keeratan hubungan yang cukup R= 0,534. Yang artinya ada hubungan derajat sesak napas dengan tingkat kecemasan pasien rawat inap Rumah Sakit Paru Jember. Diskusi: Petugas kesehatan diharapkan dapat dijadikan sebagai motivasi oleh tenaga kesehatan untuk lebih baik lagi dalam menjalankan tugasnya.
Kata Kunci: Derajat Sesak Napas, PPOK, Tingkat Kecemasan Daftar Pustaka 25 (2003-2020)