DETAIL DOCUMENT
Hubungan Pemakaian Ventilator Dengan Kejadian VAP (Ventilator associated pneumoniae) Pada Pasien Menggunakan CPIS (Clinical Pulmonary Indicator Score) di ICU Rumah Sakit Paru Jember
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Jember
Author
Rahmawati, Hidayah Nurul
Subject
616 Diseases 
Datestamp
2021-02-11 05:57:07 
Abstract :
Abstrak UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN Skripsi, Februari 2021 Nurul Hidayah Rahmawati Hubungan Pemakaian Ventilasi Mekanik Dengan Kejadian VAP (Ventilator Associated Pneumoniae) Pada Pasien Menggunakan CPIS (Clinical Pulmonary Indicator Score) Di Ruang ICU Rumah Sakit Paru Jember xii + 78 halaman + 12 tabel + 1 bagan + 1 Grafik + 13 lampiran Abstrak VAP merupakan salah satu infeksi nosokomial yang timbul pada pasien yang terpasang ventilator yang paling sering ditemui di unit perawatan intensif (ICU). VAP didefinisikan sebagai pneumonia yang terjadi 48 jam atau lebih setelah ventilator mekanik diberikan. Diagnosis VAP agak sulit dilakukan jika hanya melihat penampilan klinis pasien. Diagnosis pasien dapat dibantu dengan Critical Pulmonary Infection Score (CPIS). Skor CPIS 0-12, penentuan CPIS berdasarkan pada 6 variabel, yaitu suhu tubuh, jumlah leukosit, volume dan tingkat kekentalan secret dalam trakea, oxigenasi, foto thorax dan kultur sputum. Pasien dengan score CPIS lebih dari 6 mengindikasikan kecurigaan VAP, sehingga dapat mengidentifikasi VAP secara dini. Desain penelitian ini adalah korelasi (correlation study) dengan pendekatan metode cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengumpulan data menggunakan Instrumen check list simplified version of CPIS (suhu, jumlah leukosit, sekresi trakea, oksigenasi dan foto toraks). Hasil penelitian dari 38 pasien yang terpasang ventilator, 15 pasien yang memenuhi kriteria, 33,3% pasien dengan VAP, 27,7% susp.VAP, 40% tidak mengalami VAP. Analisa data korelasi menggunakan uji Wilcoxon (? = 0,05) diperoleh nilai A Symp.Sig.0,001 yang artinya ada hubungan kejadian VAP pada pasien dengan terpasang ventilasi mekanik menggunakan CPIS. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, Pembuatan diagnosa VAP secara dini sangat penting untuk menurunkan biaya, angka kesakitan dan kematian serta lamanya tinggal dirumah sakit. Kata kunci : VAP (Ventilator Associated Pneumoniae), Ventilasi Mekanik, CPIS Clinical Pulmonary Indicator Score). Daftar Pustaka 29 (2010-2019) 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Jember