Abstract :
Shivering atau menggigil merupakan mekanisme kompensasi tubuh dan dapat
menimbulkan efek samping yang merugikan. Sampai saat ini terdapat banyak faktor
yang memicu terjadinya Shivering. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
faktor yang mempengaruhi shivering pada pasien operasi di Recovery Room Instalasi
Bedah Sentral RSD dr Soebandi Jember. Metode penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada
penelitian ini sebanyak 80 responden menggunakan teknik sampling Quota sampling
dan uji statistik yang digunakan adalah Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kejadian shivering mencapai 33,8%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa
jenis anestesi tidak memengaruhi shivering (p value = 0,820), lama operasi tidak
memengaruhi shivering (p value = 0,820) sedangkan morfometrik memengaruhi
shivering (p value = 0,013). Shivering berdampak pada peningkatan konsumsi oksign
sehingga akan berdampak pada peningkatan karbonmonoksida dan juga
meningkatkan respon nyeri sehingga sedapat mungkin dicegah utamanya pada pasien
dengan morfometrik tidak normal
Kata kunci : Faktor kejadian Shivering, Pasien Operasi, Recovery Room
Daftar Pustaka : 26 (2010-2020)