DETAIL DOCUMENT
Gereja sebagai komunitas yang regeneratif dan komplementer
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Parahyangan
Author
SETYAWAN, Yohanes Tony
Subject
orang muda katolik 
Datestamp
2019-09-25 09:29:46 
Abstract :
Orang Muda bukan hanya merupakan masa depan tetapi masa kini Gereja. Ungkapan tersebut menyiratkan bahwa keterlibatan seseorang di dalam Gereja tidak dimulai ketika ia sudah menjadi dewasa. Keterlibatan seseorang di dalam Gereja dimulai ketika ia masih muda. Gereja tidak bisa menunggu Orang Muda Katolik (OMK) sampai menjadi dewasa agar memiliki kesempatan terlibat dalam Gereja. OMK memiliki tugas dan tanggungjawab yang sama dengan orang dewasa terhadap Gereja pada saat ini. Untuk itu dibutuhkan model Gereja yang membuka ?ruang? bagi OMK untuk terlibat. Model Gereja sebagai komunitas yang regeneratif dan komplementer menjadi model Gereja yang dipandang mampu memberikan ?ruang? bagi OMK untuk terlibat dalam karya Gereja. Model Gereja sebagai komunitas yang regeneratif diinspirasi oleh pribadi Timotius yang dalam usia muda mendapatkan kepercayaan dari Paulus untuk menjadi tokoh jemaat. Timotius pun merupakan teladan kebijaksanaan dalam kata dan perbuatan. Sedangkan model Gereja sebagai komunitas yang komplementer diinspirasi oleh gambaran tubuh yang dituliskan oleh Paulus dalam surat pertama kepada jemaat di Korintus. Paulus menggambarkan Gereja sebagai tubuh dengan tujuan mengingatkan akan sifat saling ketergantungan antar anggota. Penggunaan model Gereja sebagai komunitas yang regeneratif dan komplementer diawali dengan membuka kesempatan bagi OMK untuk menjadi bagian dalam keanggotaan Gereja. Di samping itu, model Gereja sebagai komunitas yang regeneratif dan komplementer pun menekankan proses pendampingan dan kerjasama yang terjadi antara orang dewasa dan OMK. 

Institution Info

Universitas Katolik Parahyangan