Institusion
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Author
Asmara, Big Daya Yudha
WULANNINGRUM, RESTY
HELILINTAR, RISA
Subject
457 Computer engineering
Datestamp
2023-09-27 13:14:59
Abstract :
Tanda tangan sebagai identitas individu dan persyaratan sahnya suatu perjanjian menurut hukum perdata. Namun, karena sifat tertulis dari tanda tangan, ada risiko pemalsuan yang dapat menyebabkan kerugian bagi orang lain. Data dari Pusat Laboratorium Forensik Polri menunjukkan bahwa kejahatan pemalsuan dokumen, termasuk tanda tangan, merupakan kejahatan yang tinggi di Indonesia.
Dari permasalahan diatas peneliti ingin membuat sistem deep learning dengan menggunakan metode Convolutional Neural Networks (CNN) yang terdiri dari lapisan ekstraksi fitur konvolusi, ReLU, polling dan lapisan klasifikasi flatten, fully connected untuk mengidentifikasi antara tanda tangan asli dan palsu.
Hasil dari penelitian ini adalah data yang digunakan berjumlah 400 data tanda tangan yang terdiri dari 200 tanda tangan asli dan 200 tanda tangan palsu. data didapat dari 10 responden. Dengan mengimplementasikan metode CNN peneliti berhasil membuat sistem yang dapat mengenali tanda tangan dengan confusion matrix yang dihasilkan berdasarkan skenario uji coba 4 pada percobaan 1 menggunakan epoch 10 dan batch 10 yaitu accuracy 97.50%, precision 95.24%,
recall 100%, dan F1-score 97.56%.