Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai (1) Bagaimana kemampuan siswa menyelesaikan masalah bangun ruang sisi datar yang memiliki gaya belajar visual? (2) Bagaimana kemampuan siswa menyelesaikan masalah bangun ruang sisi datar yang memiliki gaya belajar auditori? (3) Bagaimana kemampuan siswa menyelesaikan masalah bangun ruang sisi datar yang memiliki gaya belajar kinestetik? (4) Apakah ada perbedaan kemampuan siswa menyelesaikan masalah bangun ruang sisi datar ditinjau dari gaya belajar? Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis ex post facto. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 5 Kediri dengan menggunakan teknik random sampling dan pertimbangan dari guru. Penelitian ini dilaksanakan dengan membagikan angket gaya belajar dan tes kemampuan menyelesaikan masalah dengan materi bangun ruang sisi datar yang memenuhi indikator kemampuan menyelesaikan masalah. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) Kemampuan menyelesaikan masalah pada siswa dengan gaya belajar visual termasuk kedalam kategori cukup. (2) Kemampuan menyelesaikan masalah pada siswa dengan gaya belajar auditori termasuk kedalam kategori cukup. (3) Kemampuan menyelesaikan masalah pada siswa dengan gaya belajar kinestetik termasuk kedalam kategori kurang. (4) Ada perbedaan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah bangun ruang sisi datar ditinjau dari gaya belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menyelesaikan masalah pada siswa dengan gaya belajar visual lebih baik daripada kemampuan menyelesaikan masalah pada siswa dengan gaya belajar kinestetik.