Institusion
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Author
Pahlevi, Arfian Rizki
SAMIJO, SAMIJO
DARSONO, DARSONO
Subject
120 Mathematics
Datestamp
2021-08-06 12:54:33
Abstract :
Analisis proses berpikir kritis siswa merupakan kegiatan mendeskripsikan kemampuan penalaran kognitif yang dimiliki oleh individu baik penalaran secara induktif maupun deduktif dengan mentransformasi, menganalisis dan mengevaluasi informasi dari suatu kejadian atau peristiwa dengan mengkolaborasikan pengetahuan yang sudah ada bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan atau mengambil sebuah keputusan dalam melakukan tindakan. Indikator yang digunakan berdasarkan karakteristik dasar berpikir kritis FRISCO (Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, dan Overview) yang dikemukakan oleh Ennis.
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses berpikir kritis siswa ditinjau dari kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah dalam menyelesaikan soal HOTS berkarakteristik Problem Based Learning. Materi Program Linear dipilih karena sesuai dengan pengaplikasian soal HOTS berkarakteristik Problem Based Learning. Disisi lain penggunaan Edmodo diharapkan dapat menjadi salah satu alterrnatif pembelajaran daring yang dapat digunakan.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kediri. Penentuan kelas subjek berdasarkan rekomendasi guru mata pelajaran berdasarkan kemampuan matematika secara klasikal. Sebanyak 3 siswa dijadikan subjek terpilih yang diambil dari hasil Tes Kemampuan Matematika dan dipilih secara acak mewakili masing-masing kategori kemampuan matematika. Ketiga subjek akan diberi tes tulis untuk mendapatkan data hasil berpikir kritis. Selanjutnya wawancara dilakukan sebagai triangulasi teknik untuk mengetahui serta memperoleh data yang dapat digunakan untuk mendeskripsikan proses berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS berkarakteristik Problem Based Learning.
Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa siswa dengan kategori kemampuan matematika tinggi memiliki kemampuan berpikir kritis sangat tinggi dengan persentase 93%, sedangkan siswa dengan kategori kemampuan matematika sedang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi dengan persentase 76% dan siswa dengan kategori kemampuan matematika rendah memiliki kemampuan berpikir kritis sedang dengan persentase 73% berdasarkan penyelesaian soal HOTS berkarakteristik Problem Based Learning yang telah dikerjakan oleh siswa. Selain itu siswa juga terampil dalam menggunakan Edmodo.