Institusion
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Author
Oktavia, Sari
SLAMET, JUNAIDI
HIMAWANTO, WASIS
Subject
351 Public health
Datestamp
2021-08-24 06:01:25
Abstract :
Abstrak
Okta Via Sari : Survei Profesi Pijat Bayi Tradisional di Kecamatan Karangan
Kabupaten Trenggalek Jawa Timur Tahun 2021
Kata Kunci: tukang pijat, pijat tradisonal bayi
Pijat dapat merangsang keluarnya hormon endorphin yang bisa
menurunkan nyeri, sehingga membuat bayi merasa lebih tenang dan mengurangi
frekuensi menangis dengan demikian pijatan juga meningkatkan kualitas dan
kuantitas tidur bayi. Banyak diantara ibu, ayah atau anggota keluarga lain belum
mengetahui manfaat dari pijat bayi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk
mengetahui profesi pijat bayi tradisional di Kecamatan Karangan Kabupaten
Trenggalek. Di harapkan penelitian ini dapat bermanfaat bagi para tukang pijat
bayi dan menambah wawasan tentang pijat bayi tradisonal.
Penelitaian ini bersifat deskriftif kualitatif, sampel yang digunakan 10
orang yang mempunyai profesi pijat bayi tradisional yang berdomisili di
Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini ada satu tahap
pengumpulan data yang pertama dengan wawancara.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tukang pijat bayi tradisional ini
mempunyai kemampuan dari keturunan yang mereka dalami secara ototidak dan
dari 10 tukang pijat bayi ini hanya 1 orang yang pernah mengikuti diklat. Tukang
pijat bayi ini sudah lansia semua karena usia mereka 77 tahun ? 107 tahun,
mayoritas usia tukang pijat di sana antara 85 tahun ? 92 tahun. Penghasilan mereka
sekali memijat bayi sekitar Rp.25.000 ? Rp.50.000 dan perbulan Rp.75.000 ?
150.000 pada saat pandemi, pendapatan ini masih belum cukup untuk memenuhi
kebutuhan mereka.. Tukang pijat bayi ini mempunyai tingkat pendidikan rendah,
karena hanya lulusan SD dan tidak tamat SD. Pijat bayi tradisional ini memiliki
manfaat yang sangatlah baik untuk perkembangan bayi. Jadi profesi pijat bayi ini
hanya sampingan untuk tambahan mayoritas berprofesi sebagai ibu rumah tangga,
pedagang dan petani. Jadi dapat di simpulkan bahwa profesi tukang pijat ini
merupakan profesi sampingan karena tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari ?
hari mereka mayoritas sebagai ibu rumah tangga, selain itu ada yang menjadi
pedagang, dan petani.