Institusion
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Author
Baktiar, Yusuf
WEDA, WEDA
FIRDAUS, MOKHAMMAD
Subject
763 Sports and health education
Datestamp
2021-09-07 02:07:27
Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi pentingnya kondisi fisik atlet karena fisik
merupakan dasar kelancaran pembinaan dalam usaha peningkatan prestasi atlet.
Komponen kondisi fisik yang dimaksud adalah kekuatan, daya tahan, daya ledak
(power), kecepatan, dan kelincahan. Berdasarkan wawancara dengan pelatih
dalam pengamatannya disetiap pertandingan, para pemain SSB Siswa Tama
bermain cukup bagus di menit-menit awal baik dari segi teknik dan taktik yang
dimiliki para pemain. Tetapi itu semua tidak didukung oleh kondisi fisik para
pemainnya sehingga dimenit-menit akhir kondisi fisik para pemain banyak yang
menurun dan keadaan seperti inilah yang biasanya dimanfaatkan oleh pemain
lawan untuk mencetak gol. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk mengetahui
tingkat kondisi fisik atlet sepak bola usia 16 tahun SSB Siswa Tama Kota Kediri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode
survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain SSB Siswa Tama
Kota Kediri Usia 16 tahun sebanyak 30 pemain dengan menggunakan teknik total
sampling maka sampel dalam penelitian ini sama dengan populasi. Teknik analisis
data yang digunakan adalah analisas deskriptif dengan mencari rata-rata, stadar
deviasi, nilai minimum dan nilai maksimum serta mencari persentase.
Kesimpulan hasil penelitian ini adalah sebagian besar kekuatan otot tungkai
atlet sepak bola usia 16 tahun SSB Siswa Tama Kediri sebesar 57% masuk
kategori sedang, sebagian besar daya tahan tubuh atlet yaitu sebesar 67% masuk
kategori kurang, sebagian besar daya ledak atlet yaitu sebesar 34% masuk
kategori kurang sekali, sebagian besar kecepatan atlet yaitu sebesar 47% masuk
kategori sedang, dan sebagian besar kelincahan atlet yaitu sebesar 43% masuk
kategori kurang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kondisi fisik SSB Siswa
Tama Kediri masih kurang.
Berdasarkan simpulan hasil penelitian ini, dapat digunakan sebagai acuan
SBB dan pelatih untuk meningkatkan kondisi fisik atlet sepakbola sebagai dasar
untuk meraih prestasi.