DETAIL DOCUMENT
PENGEMBANGAN MEDIA KONVENSIONAL MINIATUR PADA PEMBELAJARAN IPS MATERI “KERAGAMAN BUDAYA DI PROVINSI JAWA TIMUR” KELAS IV SEKOLAH DASAR ISLAM AL BADAR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Author
Budi Rahayu, Azizzah
WAHYUDI, WAHYUDI
SAHARI, SUTRISNO
Subject
793 PGSD 
Datestamp
2022-08-14 12:12:25 
Abstract :
ABSTRAK Azizzah Budi Rahayu: Pengembangan Media Konvensional Miniatur Pada Pembelajaran Ips Materi ?Keragaman Budaya Di Provinsi Jawa Timur? Kelas IV Sekolah Dasar Islam AL Badar Kata kunci: Pengembangan Media, Konvensional, Miniatur, Keragaman Budaya Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti, bahwa tingkat belajar peserta didik rendah dalam mempelajari materi keragaman budaya. Masalah tersebut disebabkan dalam menyampaikan materi keragaman budaya media yang digunakan adalah globe dan atlas. Hal tersebut dirasa kurang, dikarenakan dalam materi keragaman budaya memerlukan media yang kongkrit untuk memudahkan siswa dalam memahami materi. Akibatnya, menyebabkan kurangnya minat belajar siswa terhadap materi keragaman budaya. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui kevalidan pengembangan media konvensional miniatur pada pembelajaran IPS kelas IV SD Islam AL Badar, (2) Mengetahaui kepraktisan pengembangan media konvensional miniatur pada pembelajaran IPS kelas IV SD Islam AL Badar, (3) Mengetahui keefektifan pengembangan media konvensional miniatur pada pembelajaran IPS kelas IV SD Islam AL Badar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan R&D dengan menggunakan model ADDIE . Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Islam AL Badar, Kecamatan Tugu. Instrumen pengumpulan data penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan teknik analisis data berupa instrumen angket validasi media dan materi, soal evaluasi, angket respon guru dan siswa. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media konvensional miniatur dinyatakan valid, dapat dibuktikan dengan hasil validasi ahli media memperoleh skor 87,5%, pada hasil validasi ahli materi IPS memperoleh skor 90% dengan kriteria sangat valid. (2) Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media konvensional miniatur dinyatakan praktis, dapat dibuktikan dengan hasil angket respon guru memperoleh skor 85,5%, pada hasil angket respon siswa memperoleh skor 90% dengan kriteria sangat praktis. (3) Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media konvensional miniatur dinyatakan efektif, dapat dibuktikan dengan hasil nilai evaluasi memperoleh skor rata-rata sebesar 87,7 dan telah melebihi KKM (75) dengan memperoleh ketuntasan belajar klasikal 90,9% termasuk dalam kriteria sangat efektif. Berdasarkan simpulan hasil penelitian ini dapat dinyatakan media pembelajaran konvensional miniatur dinyatakan valid, praktis dan efektif. 
Institution Info

Universitas Nusantara PGRI Kediri