Institusion
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Author
Holide, Yuki Angka
WIDODO, DANANG WAHYU
KASIH, PATMI
Subject
457 Computer engineering
Datestamp
2022-08-22 05:44:21
Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti, bahwa proses perhitungan seleksi jenis beasiswa pada Universitas Nusantara PGRI Kediri masih dilakukan dengan memilah-milah berkas. Akibatnya proses hasil keputusan jenis beasiswa memakan waktu cukup lama dikarenakan jenis beasiswa yang dilaksanakan terdapat beasiswa prestasi, beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) dan beasiswa non akademik untuk pengurus lemawa atau ormawa, sehingga kurang efektif dalam proses perhitungannya.
Permasalahan penelitian ini yang pertama adalah bagaimana cara mengimplementasikan metode SAW dalam sistem pendukung keutusan penerima jenis beasiswa.Yang kedua adalah bagaimana membangun sistem pendukung keputusan penerima jenis beasiswa menggunakan metode SAW.
Prosedur penelitian ini menggunakan model waterfall pada subyek tim seleksi beasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri dengan tahapan wawancara, observasi, studi literatur, analisa sistem, perancangan sistem, perancangan database, implementasi sistem, pengujian, evaluasi, perbaikan sistem dan penyusunan laporan. Indikator data kriteria yang digunakan untuk perhitungan yaitu semester, nilai IP (Indeks Prestasi), penghasilan orang tua, tanggungan orang tua dan surat keterangan organisasi.
Kesimpulan hasil penelitian ini adalah melalui penelitian yang telah dilakukan dapat ditemukan langkah-langkah yang lebih efektif untuk penentuan jenis beasiswa pada setiap mahasiswa. Kemudian melalui penerapan metode SAW terbukti dapat meningkatkan kinerja proses perhitungan pada setiap jenis beasiswa.
Berdasarkan simpulan hasil penelitian ini, terdapat tujuan penelitian ini yaitu membangun sistem pendukung keputusan jenis yang transparan dalam perhitungannya. Serta terdapat saran yang diperlukan untuk peneliti selanjutnya yang akan mengembangkan sistem ini yaitu perlu adanya pengembangan menggunakan metode lain untuk kemudian dapat diperbandingkan dengan metode SAW dan perlunya pengembangan kriteria serta pembobotannya seiring berjalannya kebijakan kampus.