Institusion
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Author
Devanti, Yuriska
LAILA, ALFI
DAMARISWARA, RIAN
Subject
741 Language, indonesian and regional literature education
Datestamp
2022-08-18 00:28:26
Abstract :
Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi dari studi lapangan. Dari studi lapangan tersebut diketahui bahwa pada pembelajaran Bahasa Indonesia pada kompetensi dasar pengetahuan baru yang terdapat pada teks nonfiksi diketahui nilai ketuntasan siswa hanya 3 siswa dari 10 siswa yang tuntas KKM, karena guru belum menggunakan media pembelajaran berbasis audio visual, kebanyakan guru masih menggunakan media berbasis visual.
Permasalahan penelitian ini adalah (1) bagaimana kevalidan pengembangan multimedia interaktif untuk meningkatkan kemampuan menggali pengetahuan baru yang terdapat pada teks nonfiksi siswa kelas IV semester 2 SDN Mojoroto 4 Tema 7 Indahnya Keberagaman Negeriku? (2) bagaimana kepraktisan multimedia interaktif untuk meningkatkan kemampuan menggali pengetahuan baru yang terdapat pada teks nonfiksi siswa kelas IV semester 2 SDN Mojoroto 4 Tema 7 Indahnya Keberagaman Negeriku? (3) bagaimana keefektifan multimedia interaktif untuk meningkatkan kemampuan menggali pengetahuan baru yang terdapat pada teks nonfiksi siswa kelas IV semester 2 SDN Mojoroto 4 Tema 7 Indahnya Keberagaman Negeriku?.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup 5 tahap. Tahapan-tahapan tersebut yaitu Analisys (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Penelitian ini menggunakan uji kevalidan berupa angket validasi yang meliputi validasi media, validasi materi dan validasi RPP, pengujian keefektifan menggunakan hasil rata-rata pre-test dan post-test dengan menggunakan uji-T dan uji kepraktisan dengan menggunakan angket respon guru dan angket respon siswa.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data kevalidan produk dengan skor 86% dari ahli media, 94% dari ahli materi, dan 94,5% dari ahli RPP. Dari ketiga hasil tersebut didapatkan skor akhir dengan persentase 91,5% dan masuk dalam kriteria sangat valid. Kemudian hasil keefektifan media multimedia interaktif yang diukur menggunakan hasil rata-rata pre-test dan post-test. Hasil kepraktisan dari respon guru dan siswa mendapatkan hasil akhir 91% dan masuk dalam kriteria sangat praktis. Hasil akhir rata-rata post-test adalah 86,1 dan masuk dalam kriteria sangat efektif dan uji-T menyatakan bahwa terdapat perbedaan antara hasil pretest dan posttes.