DETAIL DOCUMENT
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN IPA BERBASIS EXPERIENTIAL LEARNING MATERI HUBUNGAN ANTAR MAKHLUK HIDUP DAN LINGKUNGANNYA KELAS V SDN GROGOL 1
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Author
Afifah, Anis Nur
ZUNAIDAH, FARIDA NURLAILA
WAHYUDI, WAHYUDI
Subject
793 PGSD 
Datestamp
2022-08-14 12:11:49 
Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil observasi dan wawancara dengan wali kelas yang dilakukan di kelas V SDN Grogol 1. Berdasarkan hasil observasi guru ketika mengajar hanya menggunakan buku saja, selain itu media yang digunakan hanya gambar sederhana. Selain itu, menurut hasil wawancara dengan siswa penyebab ketidakpahaman terhadap materi tersebut karena beban materi yang terlalu berat bagi usia mereka dan gambar yang ada dibuku kurang jelas sehingga membuat siswa kurang memahami materi. Maka dari itu diperlukannya modul berbasis experiential learning dalam pembelajaran tersebut. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana kevalidan Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Berbasis Experiential Learning Materi Hubungan Antar Makhluk Hidup dan Lingkungannya Kelas V SDN Grogol 1? (2) Bagaimana kepraktisan Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Berbasis Experiential Learning Materi Hubungan Antar Makhluk Hidup dan Lingkungannya Kelas V SDN Grogol 1? (3) Bagaimana keefektifan Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Berbasis Experiential Learning Materi Hubungan Antar Makhluk Hidup dan Lingkungannya Kelas V SDN Grogol 1? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan modul pembelajaran IPA berbasis Experiential Learning materi hubungan antar makhluk hidup dan lingkungannya kelas V SDN Grogol 1. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah ADDIE. Tahapan pengembangan ADDIE (a) Analysis, (b) Design, (c) Development, (d) Implementation, (e) Evaluation. Hasil dari penelitian ini adalah dihasilkan modul berbasis Experiential Learning telah valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPA kelas V sekolah dasar materi hubungan antar makhluk hidup dan lingkungannya. Hasil validasi dari ahli modul mencapai 90% dan hasil validasi ahli materi mencapai 86%. Hasil rata-rata angket respon guru memperoleh skor 88% dan respon siswa skor 89,19%. Hasil evaluasi belajar siswa menunjukkan dari jumlah siswa 23 siswa memperoleh rata-rata 86,96. Sehingga dapat disimpulkan dari penelitian bahwa modul berbasis experiential learning terbukti valid, praktis, dan efektif dan dapat digunakan dalam pembelajaran IPA di kelas V SDN Grogol 1. 
Institution Info

Universitas Nusantara PGRI Kediri