Institusion
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Author
Mahfud, Sahal
SURATMAN, SURATMAN
PRISTIANI, YUNITA DWI
Subject
641 Islam
Datestamp
2022-08-15 03:52:25
Abstract :
Kata Kunci : Pendidikan wawasan kebangsaan, Pondok Pesantren, Radikalisme
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengamatan dan pandangan peneliti terhaap maraknya kasus terorisme dan radikalisme, salah satunya kasus Bom Bali I dan Bom Bali II yang mana pelakunya mengaku sebagai lulusan Pesantren. Tentunya pernyatan ini tidak dapat dibenarkan karena tidak semua pesantren mengajarkan hal demikian. Dalam hal ini, Pendidikan Pondok Pesantren tentunya mempunyai sebuah dorongan bagi semua pondok pesantren salaf yang terdapat di Indonesia untuk lebih meningkatkan dengan cara memperlihatkan dan menegaskan bahwa pondok pesantren senantiasa mengajarkan Hubbul Wathan (Cinta Tanah Air) serta dapat merubah cara pandang masyarakat terhadap Pondok pesantren. Pendidikan Pondok Pesantren tentunya menjadi peran sentral untuk merubah cara pandang masyarakat Indonesia.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana pemahaman Warga Pondok Pesantren Lirboyo tentang Radikalisme (2) Bagaimana Pendidikan Wawasan Kebangsaan Podok Pesantren Lirboyo dalam upaya menangkal radikalisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dengan subyek Pondok Pesantren Lirboyo Kota kediri. penelitian ini dilaksanakan dengan cara melakukan observasi dan wawancara secara langsung kepada Pengurus, Mustahik dan Santri yang didasarkan pada latarbelakang alamiah.
Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Pemahaman warga pondok pesantren Lirboyo yang sama terhadap faham maupun tindakan radikalisme memiliki bahwa Radikalisme merupakan suatu ideologi dan tindakan yang melenceng dan bertentangan dengan kodrat agama Islam. (2) Pendidikan Wawasan kebangsaan melalui program takhosus fikih kebbangsaan pada jenjang Ma?had Aly kepada para santri untuk menjadi bekal dan para alumni yang mampu membawa kehidupan masyarakat yang adem, ayem serta berjiwa nasionalis. (3) pembelajaran ppendidikan akhlak yang menanamkan sifat dan jiwa religius, menanamkan sifat tujuan yang sama dalam mencari ilmu, menanamkan rasa solidaritas, keadilan, kerjasama, dan sifat rasa kesetiaan terhadap kesepakatan (tanggung jawab). Serta mengajarkan kesederhanaan yang merupakan wujud dari ketabahan hati
Berdasarkan simpulan hasil penelitian ini, direkomendasikan: (1) untuk menangkal paham radikalisme, dibutuhkan peran semua pihak untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan memahami wawasan kebangsaan. (2) peran penting Pondok pesantren dalam menanamkan pendidikan wawasan kebangsaan akan mampu menghadirkan agama Islam Rahmatallil aalamiin yang dapat memperkokoh kehidupan berbangsa dan bernegara secara aman, damai dan toleran.