Abstract :
Pertumbuhan dan perkembangan balita dari lahir hingga mencapai usia balita harus dimonitoring setiap bulannya untuk mencegah penyakit atau gangguan yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangannya. Di Indonesia pertumbuahan dan perkembangan balita dimonitoring lewat lembaga Posyandu, yang akan mengadakan pertemuan setiap bulan dengan kelompok ibu - ibu balita di daerahnya masing - masing. Program monitoring ini meliputi proses pemeriksaan berat badan balita dan pemberian imunisasi secara konsisten dengan jangka waktu tertentu.
Dalam hal ini posyandu hanya mengetahui penentuan gizi kurang atau gizi baik pada saat diadakanya pemeriksaaan kesehatan sehingga tidak mengetahui dalam jangka waktu tertentu perkembangan balita atau lansia.adapun solusi yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan membuat suatu sistem yang dapat mengetahui perkembangan balita dan lansia dimana sistem ini menggunakan metode pengelompokan data yang menggunakan Alogitma K-means.