Institusion
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Author
Bahroini, Afif
ISTIQLALIYAH, HESTI
NADLIROH, KUNI
Subject
424 Urban and regional planning
Datestamp
2022-08-19 05:22:06
Abstract :
Komposit serat alam sekarang ini sedang dikembangkan guna meningkatkan nilai ekonomisnya. Serat alam yang belum banyak dipergunakan sebagai bahan penguat komposit adalah limbah penggilingan tebu (bagasse) yang diperoleh dari pabrik tebu. Kekuatan tarik pada komposit sangat dipengaruhi oleh ikatan antara serat dengan matrik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh chemical treatment menggunakan NaOH 5%, pada bagasse terhadap kekuatan tarik. Komposit dibuat dengan metode hand lay-up (menggunakan cetakan terbuka) dengan mencampurkan matrik dan serat penguatnya yang telas di treatmen dengan varisi tertentu. Proses pembuatan komposit serat bagasse dilakukan dengan proses perendaman cairan kimia Natrium Hidroksida (NaOH) dengan prosentase kadar NaOH 5% dan variasi waktu 0, 60, 120 dan 180 menit .
Prosentase serat bagasse yang digunakan adalah 5% dan metrik yang digunakan adalah metrik jenis polyester. Kekuatan tarik dan regangan tertinggi ada pada variasi 180 menit dengan kekuatan 15,87 (Mpa) dan regangan 2,62 (mm). Sedangkan kekuatan tarik dan regangan terendah ada pada variasi tanpa perendaman dengan kekuatan 9,31 (Mpa) dan regangan sebesar 1,57 (mm).