Institusion
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Author
Ageng Muhammad Wijaya, Ageng Muhammad Wijaya
M. Akbar Husein Allsabah, M.Or, M. Akbar Husein Allsabah, M.Or
MOKHAMMAD FIRDAUS M.OR, FIRDAUS
Subject
276 Sports medicine
Datestamp
2022-08-19 12:23:09
Abstract :
8
ABSTRAK
Ageng Muhammad Wijaya. 17.1.01.09.0151. Survei Motor Ability Siswa Kelas
VII MTS Raudlatut Thalabah Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri Tahun
Pelajaran 2021/2022. Skripsi, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains, UN PGRI
Kediri 2021.
Kata kunci: Motor Ability, Siswa, Survei.
Motor ability merupakan kemampuan yang mendasar dari gerak yang
dibawa sejak lahir dan bersifat umum atau fundamental yang berperan untuk
melakukan gerak. Siswa yang memiliki tingkat motor ability yang baik akan
cenderung lebih mudah dalam melakukan keterampilan olah raga dibandingkan
dengan siswa yang memiliki tingkat motor ability rendah. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui persentase motor ability siswa kelas VII MTS Raudlatut
Thalabah kecamatan Ngadiluwih kabupaten Kediri tahun Pelajaran 2021/2022.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini
adalah siswa kelas VII MTS Raudlatut Thalabah kecamatan Ngadiluwih
kabupaten Kediri tahun Pelajaran 2021/2022 sebanyak 140 siswa. Sampel yang
diambil dari penelitian ini adalah 140 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu
sampling jenuh. Instrumen penelitian ini adalah menggunakan survey tes dan
pengukuran kelincahan, koordinasi, keseimbangan, dan kecepatan. Data
ditampilan dalam bentuk tabel dan dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian motor ability siswa kelas VII MTS Raudlatut Thalabah
kecamatan Ngadiluwih kabupaten Kediri tahun Pelajaran 2021/2022 meliputi tes
kelincahan 46%, tes koordinasi 71%, tes keseimbangan 44% dan tes kecepatan
51%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tes kelincahan masuk
kategori kurang sekali, tes koordinasi masuk kategori baik, tes keseimbangan
masuk kategori baik dan tes kecepatan masuk kotegori baik. Berdasarkan hal
tersebut dapat disarankan bahwa sekolah harus mampu memfasilitasi pembelajaran
pendidikan jasmani secara maksimal agar tujuan pembelajaran dapat tercapai serta
pelatih harus memperhatikan motor ability dengan meningkatkan faktor-faktor yang
mempengaruhinya.