DETAIL DOCUMENT
PERKEMBANGAN KOMUNITAS HINDU PURA PENATARAN AGUNG KILISUCI DI DESA POJOK KECAMATAN MOJOROTO KOTA KEDIRI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Author
Zuhri, Mohamad Saifudin
Budiono, Heru
AFANDI, ZAINAL
Subject
618 History (history) 
Datestamp
2022-08-22 02:03:14 
Abstract :
Kediri merupakan Kota tertua yang ada di Indonesia, pada zaman dahulu Kediri adalah kerajaan besar dalam peradaban di Nusantara. Sebelum berdirinya Kerajaan Kediri, dahulu merupakan pecahan dari kerajaan Kahuripan yang diperintah oleh Raja Airlangga pada tahun 1009. Kerajaan Kediri atau kerajaan Panjalu adalah kerajaan yang bercorak Hindu, yang terdapat di Jawa Timur antara tahun 1042-1222. Dengan adanya Kerajaan Kediri di masa lalu sebagai kerajaan bercorak Hindu, tentunya agama Hindu ada di tengah-tengah masyarakat berdampingan dengan kepercayaan dan agama yang lainnya di Kediri. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh deskripsi tentang (1) perkembangan Komunitas Hindu di Pura Penataran Agung Kilisuci (2) macam-macam upacara keagamaan dan pelaksanaan upacara keagamaan yang dilakukan di Pura Penataran Agung kilisuci (3) interaksi atau hubungan dan bentuk kerjasama umat hindu di Pura Penataran Agung Kilisuci dengan umat masyarakat yang lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Agar mencapai tujuan tersebut maka peneliti mengumpulkan data dengan Teknik observasi, wawancara lalu kemudian dokumentasi. Untuk Teknik analisis data peneliti menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan untuk mejaga keabsahan data peneliti melakukan uji kredibilitas, uji transferability, uji dependability, serta uji konfirmability. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah (1) perkembangan Hindu di Pura Penataran Agung Kilisuci dimulai dari tahun 1970, pada dasarnya agama Hindu setelah tahun 1960 banyak masyarakat Kediri yang menganut agama Hindu, lambat laun banyak yang berpindah keyakinan dan pada tahun 1970 an mulai lah berdiri Lembaga PHDI Kota Kediri (Parisadha Hindu Dharma Indonesia) Kota Kediri sebagai wadah yang menaungi untuk umat Hindu wilayah Kota Kediri. Adanya keluar masuk pendatang dari luar jawa kebanyakan dari Bali, untuk ditugaskan di Kediri, lalu untuk wilayah di Kota Kediri sendiri memiliki 3 wilayah, pesantren, mojoroto, Kota Kediri. (2) macam-macam upacara umat Hindu Pura Penataran Agung Kilisuci, dilakukan 210 hari dirayakan hari raya galungan dan kuningan, Peodolan, Kemudian hari raya nyepi. Kaitannya dengan nyepi ada upacara melasti, saraswati, tradisi ogoh-ogoh. (3) Toleransi dan bentuk kerja sama antara umat Hindu dengan umat agama yang lain.umat Hindu mempunyai ajaran dharma agama, dan dharma negara, bagaimana umat Hindu melaksanakan ajaran dan bermasyarakat, hubungan umat Hindu juga patuh terhadap aturan-aturan dan sangat toleransi dengan umat agama yang lain. Dimana di Kediri sendiri masyarakat yang mayoritas bisa mengayomi yang minoritas dan sangat menjaga kerukunan. 
Institution Info

Universitas Nusantara PGRI Kediri