Abstract :
Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh rasio keuangan Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Loan Deposite Ratio (LDR), Return On Asset (ROA) terhadap harga saham. Obyek dalam penelitian ini adalah Bank Bank Mandiri (Persero) Tbk., Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., Bank Tabungan Negara Tbk. pada periode 2014-2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan uji hipotesis yaitu uji F dan uji T. Sebelum menggunakan analisis regresi berganda, dilakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu.
Dari hasil uji hipotesis secara simultan (uji F) menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Loan Deposite Ratio (LDR), Return On Asset (ROA) terhadap harga saham dengan tingkat signifikansi 0,024. Sedangkan berdasarkan hasil uji hipotesis secara parsial (uji t) pada keempat Bank menunjukkan bahwa variabel Capital Adequacy Ratio dan Non Performing tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham karena memiliki probabilitas sebesar 0,557 dan 0,352 yang berarti berada di atas ? sebesar 0.05. Sedangkan variabel Loan Deposite Ratio dan Return On Asset berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham karena memiliki probabilitas sebesar 0,038 dan 0,008 yang berarti berada di bawah ? sebesar 0.05. Nilai adjusted R2dalam model regresi ini diperoleh sebesar 0,611. Hal ini menunjukkan bahwa besar pengaruh variabel independen yaitu Capital Adequacy Ratio, Non Performing Loan, Loan Deposite Ratio, Return On Asset terhadap variabel dependen Harga Saham sebesar 61,1% sedangkan sisanya sebesar 38,9% dipengaruhi oleh faktor lain.