Abstract :
Kapal Induk Perambuan merupakan kapal negara kenavigasian yang memiliki fungsi untuk memasang pelampung suar serta melakukan pengangkutan dan pengangkatan. Selain itu, kapal perambuan disiapkan untuk berbagai aktivitas di menara suar. Kapal Induk Perambuan harus memiliki stabilitas yang baik untuk melaksanakan tugasnya. Salah satu cara untuk membuat lebih stabil dengan menambahkan lunas bilga, lunas bilga merupakan alat untuk menahan gerak oleng kapal, lunas bilga fungsinya sebagai alat penambah stabilitas kapal. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif ini untuk mengolah menggunakan Software Maxsurf Stability dengan 15 sampel lunas bilga yang berbeda. Setelah dilakukan perhitungan analisa stabilitas kapal Induk Perambuan, maka didapatkan hasil sampel variasi posisi sudut, lebar dan Panjang lunas bilga. Hasil perhitungan analisa lengan stabilitas di dapati bahwa sample sudut 60° lebar 450 mm & panjang 3600 mm dengan lengan stablitas terbaik 3,155 m 63°, nilai lunas bilga dihasilkan dari nilai GMt dengan menggunakan rumus pendekatan IMO , Dari hasil pengujian sampel lunas bilga yang dianalisa dinyatakan memenuhi standar periode oleng menurut IMO yaitu kurang dari 20 detik, dan sampel yan memiliki waktu periode oleng pada waktu terlama pada sampel sudut 62° lebar 230 mm & Panjang 1350 mm = 5,290 detik pada kondisi kritis, sedangkan waktu terpendek untuk periode oleng pada sampel sudut 58° lebar 450 mm & panjang 3600 mm = 5,205 detik.